Hubungi 0812 8110 6669 Batik Nulaba. Jual Batik Couple Big Size Beli Batik Online.Toko baju batik dengan motif yang unik.Mau?
Jual Batik Couple Big Size Beli Batik Online.
Pengakuan Unesco ini memang harus diapresiasi, batik memang menjadi khas karena mungkin hanya di Indonesia teknik melukis kain ini yang masih dilestarikan dan diproduksi massal. Hal ini membuat rasa bangga terhadap batik, yang menurut saya malah terkadang terasa berlebihan.
Pemerintah kemudian menjadikan batik sebagai corong budaya Indonesia, Indonesia adalah batik dan batik adalah Indonesia. Sehingga jika bicara kain Indonesia maka orang-orang harus bicara batik, bukan kain-kain non batik.
Lantas karena demikian ada semacam latah batik, hampir-hampir seluruh daerah di Indonesia mengembangkan batiknya masing-masing. Bahkan daerah yang kulturnya pun tak pernah ada kultur batik pun sampai bersusah payah mengembangkan, demi apa? Demi dianggap Indonesia karena batik adalah kain khas Indonesia?
Dulu di akhir 1980-an ada batik Papua, konon ini adalah bagian dari proyek dari UNDP. Didatangkanlah pembatik-pembatik dari Yogyakarta ke Bumi Cenderawasih untuk mengajar proses membatik bagi orang-orang Papua. Hasilnya sekarang Batik Papua menjadi salah satu cendera mata populer dari Papua.
Pertanyaan saya adalah apakah batik adalah budaya Papua? Dan kenapa pula harus mengada-adakan batik Papua? Sementara itu bukan budaya asli Papua. Bukankah lebih baik mengeksplorasi budaya Papua, alih-alih membuat sesuatu yang sebenarnya asing bagi orang-orang Papua.
Demam batik seperti ini lantas menjalar, daerah-daerah yang tidak memiliki budaya membatik latah membuat batik versi mereka. Batik yang dilukis dengan motif kedaerahan, warna yang melambangkan daerah dan lantas dianggap batik khas daerah tersebut. Semua daerah membuat batik membuat esensi batik itu sendiri terkubur.
Tidak ada yang salah membuat sesuatu yang baru, tapi alangkah baiknya daripada terburu-buru latah membuat batik apa tidak lebih baik menggali terlebih dahulu adakah budaya kain lokal. Jika ada maka seharusnya itu yang dimajukan, bukan lantas mengadopsi batik dan kemudian menjadikan batik lah kain yang menjadi representasi daerah tersebut.
Satu sisi membuat batik sebagai identitas nasional mungkin tujuannya baik, seperti halnya jika seseorang mengasosiakan kain sari dengan India, maka diharapkan jika bicara batik maka akan diasosiasikan dengan Indonesia. Tapi saya memandang batik ini overexpose, terlalu ditinggakan.
Bagaimana nasib kain-kain lokal lainnya? Mereka juga hasil budaya Indonesia, kain-kain seperti tenun ikat, songket, ulos, karawo juga bagian dari budaya Indonesia. Seharusnya mereka juga bisa berkembang seperti halnya batik.
Sayang karena perhatian yang lebih sedikit dibandingkan batik, banyak yang tidak tahu bahwa ada kain-kain lokal lainnya yang indah, kain-kain lokal yang dibuat juga dengan tangan. Mungkin karena kurangnya perhatian, sebagian dari kriya kain lokal tersebut akan punah karena tangan-tangan terampil pembuatnya menyusut satu demi satu.
Mungkin Indonesia ingin menunjukkan identitas nasional, tapi ada yang terlupa bahwa Indonesia ini negara yang kaya budaya. Seharusnya alih-alih menampilkan satu budaya, Indonesia juga bisa menampilkan kekayaan budayanya.
Jual Batik Couple Big Size Beli Batik Online
#CoupleBigSizeBeliBatik, #JualBatik, #Online
Tidak ada komentar:
Posting Komentar